fourseason saga: Winter in Tokyo

Buku ini sebenarnya adalah buku pertama yang saya baca dari keempat saga ini. Ceritanya cukup klise sebenarnya, dua orang bertemu, lalu saat mereka sudah saling jatuh cinta, salah satunya hilang ingatan dan melupakan semuanya. Tapi yah biasanya yang klise itulah yang orang sukai bukan?😉

Ishida Keiko (tetangga Tatsuya-Autumn in Paris) kedapatan seorang tetangga baru, Nishimura Kazuto, soeoang fotografer yang baru pindah dari New York. Kazuto meninggalkan New York untuk melupakan gadis yang dicintainya yang menikah dengan sahabatnya sendiri. Kamar mereka bersebelahan yang membuat mereka dekat, Lewat si cerewet Keiko, Kazuto mulai belajar untuk memulai hidup baru di Jepang, bersahabat dengan para tetangga mereka di apartment, juga mengenal lebih jauh tentang Keiko.  Saat Kazuto yang mengetahui bahwa Keiko akhirnya bertemu dengan cinta pertamanya yang selalu dia rindukan perlahan mulai merasa dia tidak bisa kehilangan Keiko. Mereka menghabiskan malam natal yang indah bersama, dan saat mengantar Keiko di stasiun kereta, Kazuto menyatakan perasaannya.

Namun sebuah tragedi membuat Kazuto kehilangan ingatan dan membuat Keiko kelimpungan mencari dirinya yang menghilang. Mereka bertemu lagi di sebuah pesta, dengan kondisi Kazuto yang tidak mengingat seluruh kejadian selama satu bulan terakhir, seluruh waktu kebersamaannya dengan Keiko. Sekarang keadaan sudah tidak sama lagi, Keiko sedang dekat dengan pria yang dikira cinta pertamanya, Kitano Akira, seorang dokter yang ternyata adalah teman smp Kazuto. Sementara Iwamoto Yuri, cinta yang ditinggalkan Kazuto di New York datang menyusul Kazuto untuk memintanya kembali bersama dia ke New York.

Foto seorang gadis berjaket hijau di tengah-tengah kerumunan orang yang berlalulalang di jalan raya. Gadis itu berdiri membelakangi kamera, kepalanya menoleh ke samping. Wajahnya tidak terlalu jelas karena foto itu diambil dari jarak jauh. Selain sosok gadis dalam balutan jaket hijau itu, objek di sekitarnya—termasuk juga kerumunan orang yang berlalu lalang—berwarna hitam-putih dan terlihat kabur. Seolah-olah kamera si fotografer
hanya terpusat pada gadis itu dan dunia di sekelilingnya memudar.


“Dia juga tidak perlu melakukan apa-apa. Yang
paling penting adalah kenyataan bahwa dia ada dan saya bisa melihatnya.”

“Yang harus saya lakukan hanyalah melihatnya. Hanya melihatnya,” sahut Kazuto dan kembali memandang ke arah Keiko, “dan saya akan merasa saya bisa menghadapi segalanya.”

“Saya hanya berharap dia bisa melihat saya.”

Seperti biasa yang jadi favorit saya dalam buku Ilana Tan adalah penggambaran adegan tokoh utama cewek dan cowoknya yang romantis tapi tidak picisan. Bagaimana Keiko dan Kazuto menghabiskan waktu bersama berdua, bagaimana mereka saling menghidupkan perasaan masing-masing, juga yang paling keren di sini adalah penggambaran sudut pandang seorang fotografer, Kazuto terhadap objek yang dibidiknya, terutama objek yang dia cintai, seperti kutipan di atas. (yang belakangan saya baru tahu waktu saya ngambil mata kuliah fotografi itu adalah salah satu teknik fotografi yaitu zooming. Pengambilan foto dengan memutar lensanya, akan menghasilkan foto seolah objek adalah pusat perhatian anda dan hal lain di sekitarnya memudar)

Di novel ini kita sembari baca, bisa sembari ngebayangin suasana Tokyo pas winter tuh gimana, perempatan Shibuya tuh gimana, apartment Keiko gimana, pokoknya kata-katanya bisa bikin pembacanya berimajinasi deh. Dan klimaksnya agak gak ketebak sih, tapi endingnya bener-bener jadi penutupan yang manis buat cerita ini.


0 Responses to “fourseason saga: Winter in Tokyo”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: