fourseason saga: Summer in Seoul

Semua bermula dari acara mampir ke toko buku di Sunter, karena saya harus menunggui kakak saya yang baru melahirkan, yah daripada bosan lebih baik saya beli buku saja kan? saya memilih 2 buku, summer in Seoul dan winter in Tokyo. Dari sinopsis di belakang buku, saya suka dua-duanya. Yasudahlah beli saja semuanya *big grin* untunglah, tidak menyesal!

Keduanya adalah karangan Ilana Tan, dan karena baca 2 buku ini, saya jadi ngefans sama Ilana Tan! hehehe. Ternyata buku-buku ini adalah sebuah series, yaitu Summer in Seoul, Autumn in Paris, Winter in Tokyo, Spring in London. Keempat series 4 musim di 4 kota berbeda ini memiliki benang merah semuanya, jadi tokoh-tokohnya ternyata terhubung semua. Karena saya meminjami Hana kedua buku ini akhirnya dia jadi suka dan membeli 2 buku sisanya. Karena series terakhir yaitu “spring” sudah keluar, sekarang ke4 buku ini ada yang dijual dalam 1 paket.

Summer in Seoul bercerita tentang Sandy aka Han Soon Hee yang adalah blasteran korea-indonesia. Dia tinggal sendiri di Korea untuk kuliah juga bekerja di butik Mr.Kim. Suatu malam hpnya tertukar dengan manajer seorang penyanyi, Jung Tae Woo. Pada akhirnya mereka bertemu untuk saling mengembalikan hp masing-masing, ternyata seorang wartawan berhasil memotret mereka berdua, hanya saja wajah Sandy tidak terlihat.

Pada akhirnya Manajer Jung Taewoo meminta Sandy agar mau berfoto bersama Taewoo agar netizen percaya bahwa dia adalah pacarnya, untuk menepis gosip yang beredar bahwa Jung Taewoo adalah seorang gay. Sandy mengiyakan dengan syarat wajahnya tidak terlihat. Mereka hanya difoto berdua sekali namun banyak kebetulan yang mempertemukan mereka kembali (lebih tepatnya Jung Taewoo yang terus mencari cara untuk bertemu Sandy XD). Manajer Taewoo mengajak Sandy untuk makan malam bertiga bahkan mengundang dia datang ke acara fanmeeting Taewoo. Esoknya, Taewoo malah meminta Sandy menemaninya belanja souvenir untuk jumpa fansnya.

Sandy sendiri memiliki mantan pacar yang memutuskan dia karena wanita lain, dan sekarang bahkan mantan pacarnya itu, Lee Jeongsu mau minta balikan lagi. Suatu hari apartment Sandy kebakaran dan Taewoo yang melihat lewat tv, akhirnya membawa dia untuk tinggal sementara di rumahnya.Keduanya semakin dekat tanpa tahu sebuah masa lalu yang menghubungkan mereka berdua akan muncul lagi.

Hahaha, saya potong ceritanya, baca sendiri baru seru ya hihihi. Ceritanya happy end kok, dan yang saya suka banyak scene Taewoo-Sandy yang manis romantis di sini, tapi gak cheesy atau gombal. Semuanya seperti perasaan tulus dari masing-masing. Dan walau ceritanya Jung Taewoo adalah seorang artis tapi lebih digambarkan pribadi dia sebagai cowok biasa, bukan idola yang dipuja-puja, sehingga cerita ini juga bukan cerita Cinderella-wannabe.

Sandy menghampirinya. “Sudah lama tidak mendengarmu main piano,” kata Sandy sambil berdiri bertopang dagu di piano Jung Tae-Woo. “Mainkan satu lagu.”

Jung Tae-Woo berpikir-pikir sejenak. “Aku akan main dengan satu syarat.”

Sandy mengangkat dagu, menantangnya. “Syarat apa?”

“Kalau suatu saat nanti kau rindu padaku, kau mau memberitahuku?” tanya Jung Tae-Woo.

“Kenapa aku harus memberitahumu?” tanya Sandy lagi.

“Supaya aku bisa langsung berlari menemuimu,” jawab Jung Tae-Woo ringan.

“Kalau suatu saat nanti aku rindu padamu, bolehkah kukatakan padamu?”
Pertanyaan itu membuat hati Sandy berdebar-debar lagi.

“Boleh…,” sahut Sandy, berusaha agar suaranya tidak terdengar gugup. “Terserah kau saja.”

“Aku rindu padamu.”

Kyaa kyaaa..!!. >.<  kutipan di atas adalah line-line favorit saya di buku ini. Ohya buku ini juga mengenalkan saya pada lagu Fly me to the moon juga Conffesion-KangTa. Yah..lagu-lagu itu jadi semacam ost lah, karena dua-duanya adalah lagu yang dinyanyikan Jung Taewoo buat Sandy (my fairytale side appears again)

Di antara 4 series, saya paling suka buku ini. ceritanya sangat romantis dan manis tapi gak gombal, dan penyelesaian konfilknya juga gak “drama queen”, kedua tokoh menghadapi dengan dewasa dan realistis. Mungkin ini yang jadi nilai tambah novel-novel Ilana Tan, gak cheesy, gak drama queen, tanpa kehilangan greget dari ceritanya itu sendiri.

3 Responses to “fourseason saga: Summer in Seoul”


  1. 1 chindywang April 1, 2011 at 11:21 pm

    heh….saya mau baca!!!
    kau bercerita kpdaku tp blm dipinjemin bukunya!!!
    hahaha….

  2. 2 keyceelin April 2, 2011 at 11:01 am

    hahaha bukunya udah gak tau kmn bek, gw kasi ebooknya ajah yah, gw ada nih ke4 bukunya hihihi

  3. 3 chindywang April 3, 2011 at 12:56 am

    mauuuuu…..besok bawa yah!hehehe….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: